Dongeng Islami

[Dongeng Islami][bsummary]

Kutipan Qur'an

[Kutipan Quran][twocolumns]

Bagaimana Aku Melihat Allah (Part II) - Penyu



Kembali Admin menghadirkan cerita tentang keagungan Allah... 
Mudah-mudahan bermanfaat untuk para pembaca guna meningkatkan keyakinan akan kebesaran dan kehebatan  Allah yang Maha Agung. 
Dalam cerita ini kita membahas tentang Penyu.

Penyu adalah ciptaan ALLAH yang merupakan kura-kura laut yang sudah exist sejak zaman Jura atau seangkatan dengan Dinosaurus...

Maka dalam berkembang biak penyu betina mengalami masa bertelur dari 2-8 tahun sekali yang ketika ingin bertelur penyu betina mencari pantai yang sepi dan sunyi serta jauh dari kebisingan...

Ketika akan bertelur penyu betina menggali pasir di pantai untuk meletakkan telur-telurnya... lalu  di kedalaman tertentu dimana ia merasa suhunya cocok untuk telurnya barulah ia mengeluarkan telur-telurnya.
Setelah penyu itu bertelur ditimbunnya kembali dengan pasir agar telur yang ada di dalam mendapatkan suhu panas yang stabil agar membantu terjadinya proses penetasan...

Maka adakah kita pernah berfikir siapakah yang mengajari penyu betina melakukan semua proses ini?

Mengajarinya mencari pantai yang berpasir bukan pantai yang berkerikil?

Mengajarinya mencari tempat yang sunyi dan sepi?

Mengajarinya menggali pasir dengan kedalam tertentu agar telurnya aman dan suhu telurnya juga terjaga?

Mengajarinya menimbun telur-telurnya agar mendapatkan kehangatan supaya telur dapat menetas dan juga untuk menghindari predator yang akan memakan telur-telurnya?

Mungkinkah dia pernah belajar di sekolah khusus penyu?

Lalu siapa yang memberikan semua insting ini kepada Penyu betina ?

Sesungguhnya Dialah Allah Sang Pencipta yang memberikan semua pengetahuan ini kepada ciptaan-Nya...

Usai bertelur penyu betina meninggalkan telur-telurnya sehingga masa 45-60 hari masa inkubasi anak-anak penyu (Tukik) menetas dan segera  menggali pasir ke atas agar ia bisa keluar dari pasir agar bisa melihat alam untuk yang pertama kalinya.

Setelah di permukaan pasir anak-anak penyu ini dengan cepat berlari menuju ke laut agar ia bisa berenang ke samudera yang luas...

Maka adakah lagi kita pernah berfikir?

Siapakah yang mengajari anak-anak penyu ini untuk menggali ke atas permukaan pantai?
Kenapa bukan menggali ke bawah?

Lalu siapakah yang mengajari anak-anak penyu ini untuk segera berlari ke lautan?
Kenapa bukan ke daratan?

Siapa yang memberi tahu anak-anak penyu ini  bahwa keselamatan hidupnya ada di lautan luas padahal mereka baru saja melihat dunia?

Lalu siapakah yang menyuruhnya untuk berlari cepat menuju ke air laut agar tak dimangsa predator?

Lalu siapakah lagi  yang mengajari mereka berenang di air laut yang berombak padahal mereka baru saja menetas beberapa menit yang lalu ?

Adakah yang mengajari mereka di dalam telur tentang pengetahuan-pengetahuan ini?

Lalu Siapa?

Subhanallah... Dialah Allah Yang Maha Mengatur yang mengajari dan memberikan ilham kepada anak-anak penyu ini untuk melakukan itu semua... Dialah Allah pemilik langit dan Bumi beserta isinya.

Dialah Allah Yang menciptakan makhluk-Nya dan bertanggung jawab memberikan pengetahuan walaupun itu dari dalam sebuah telur yang kecil.

Maha Suci Allah dengan kesempurnaan ciptaan-Nya.

Akhirnya... marilah kawan kita kembali kepada Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Wallahu A'lam.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar