Dongeng Islami

[Dongeng Islami][bsummary]

Kutipan Qur'an

[Kutipan Quran][twocolumns]

Perjuangan burung pipit..



Diceritakan ketika Ibrahim Alaihissalam, telah menghancurkan berhala-hala Namrudz..maka ia di hukum bakar oleh penduduk  kerajaan itu..dalam riwayat kayu yang terkumpul sangat tinggi dan menjulang, hingga ketika dibakar tak ada satupun yang bisa mendekati api itu saking besarnya..maka di buatlah ketapel besar unutk melemparkan Ibrahim Alaihissalam kedalam kobaran api itu.

Tak ada satu orangpun yang menolong Ibrahim Alaihissalam bahkan orangtuanya pun malah membantu pembakaran itu...beliau menentang arus saat itu, tapi karena ia yakin apa yang dilakukannya adalah haq maka Ibrahim tidak peduli walaupun itu harus dilemparkan kedalam kobaran api yang tinggi

Lalu datanglah malaikat menawarkan jasa untuk menurunkan hujan lebat agar api itu padam.
Lalu Ibrahim bertanya kepada malaikat itu" Apakah engkau mau menolongku karena perintah Allah atau karena inisiatifmu sendiri?".
"Tidak, ini inisiatif saya sendiri" jawab malaikat
"Yang kubutuhkan hanyalah pertolongan Allah" sahut Ibrahim Alaihissalam
lalu datanglah malaikat lain juga menawarkan jasa kepada Ibrahim Alaihissalam, tapi semua ditolak olehnya, karena hal itu bukan perintah langsung dari Allah.

maka saat Nabi Ibrahim Alaihissalam dilemparkan kedalam api oleh oleh Raja Namrudz dan kaumnya, maka datanglah pertolongan Allah yang memerintahkan Api untuk dingin dengan dingin yang menyelamatkan.

Saat peristiwa itu terjadi ada seekor burung pipit yang menyaksikan peristiwa tersebut. Ia kemudian terbang bolak-balik mencari air. Burung pipit itu lalu mengisi air di dalam paruhnya kemudian dilepaskannya ke atas unggun api besar yang sedang membakar Nabi Ibrahim Alaihissalam. Hal itu terus dilakukannya berulang-ulang  kali hingga Nabi Ibrahim Alaihissalam diselamatkan oleh-Nya.

Perbuatan burung pipit itu diperhatikan oleh makhluk Allah yang lain, lantas bertanyalah mereka kepada burung kecil itu, “Mengapa kamu bersusah-payah bolak-balik mengambil air, sedangkan kamu tahu api besar yang membakar Nabi Ibrahim Alaihissalam takkan hilang dengan sedikit air yang kamu siramkan itu?“

Lalu dijawab oleh burung kecil,

“Walaupun aku tahu aku tidak akan mampu memadamkan api tersebut, namun aku mesti berusaha untuk menegakkan kebenaran dengan segenap kemampuan yang kumiliki.”

“Allah tidak akan bertanya kepadaku apakah aku berhasil memadamkan api itu atau tidak. Tapi aku lebih takut Allah akan menanyakan apa yang aku lakukan saat melihat kezaliman di depan mataku!”jawab burung pipit

Itulah perjuangan..menegakkan yang Haq.

Pahamilah bahwa Allah, menilai usaha dan kesungguh-sungguhan kita dalam ketaatan kepada-Nya walaupun usaha itu belum menghasilkan apa-apa.
Tapi keduniaan hanya menilai hasil usahamu..walaupun kita telah berusaha mati-matian tapi tidak membuahkan hasil.... maka yang ada hanyalah cemohaan dan cibiran.

Belajar dari kisah diatas hendaklah ada usaha yang gigih dalam upaya untuk menaati Allah dan Rasul-Nya..walaupun kita harus jatuh bangun untuk hal itu dan walaupun  harus menentang arus sekalipun ..tapi haq tetaplah haq.

Karena hanya dengan pengorbanan maka akan menghasilkan cinta yang tulus...
Bantulah agama Allah niscaya Allah akan membantumu...



Wallahu A'lam
By : Cerita Ulama.Com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar